Hidup untuk Mati

Jumat yang mendung kali ini khutbah yang dibawakan oleh khatib Masjid Aliksan Kemang kali ini menyampaikan tema hidup untuk mati.

Dengan tidak lupa khatib memulai khotbahnya dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT dan shalawat serta salam kita panjatkan kepada nabi besar Muhammad SAW dan berdoa agar segala amal dan ibadah kita diterima oleh Allah SWT.

Kita sepatutnya terus bersyukur karena telah melalui kehidupan sejauh ini dengan segala nikmat, tentunya dengan menjalankan segala perintahNya dan meninggalkan segala laranganNya. Sebagaimana perbuatan kita selama ini perlu dievaluasi dalam hal beribadah sebagai mana sesuai yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Dalam hadisnya disampaikan bahwa bertaqwalah kepada Allah dan berbuat baiklah dengan menjalankan perintahnya untuk menghapus segala perbuatan buruk berdosa yang telah lalu. Pada Quran juga disampaikan bahwa bertaqwalah kepada Allah dan rencanakanlah perbuatan baik untuk hari esok dan Allah tahu apa yg kita kerjakan.

Pesan khalifah Umar yang pernah disampaikan Rasulullah bagaimana hidup di dunia janganlah menunda-nunda suatu kebaikan, seperti ketika pagi menunggu waktu sore dan ketika sore menunggu waktu pagi. Manfaatkanlah nikmat sehat kita untuk berbuat baik, shadaqah dan beramal sholeh. Janganlah terbelenggu dengan nikmat dunia yang sifatnya hanya sementara. Karena apabila ajal sudah menjemput kita, saat itu juga tanpa ditunda kehidupan kita selesai di dunia.

Tidak selesai di dunia saja, selanjutnya segala perbuatan kita akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT dan akan menentukan kehidupan kita setelah mati kelak.

Maka segeralah berbuat baik dan jangan menunda niat baik yang sudah terlintas oleh kita untuk dilaksanakan. Semoga kebaikan selalu menyertai kita semua.

Wallahualam bishawab
@mugipanji

Komentar

Postingan Populer